Jingga jadi sedikit pendiam usai mereka berdua tiba di rumah. Sementara Seruni berkeras memasukkan semua belanjaan ke kabinet dapur dan wadah beras, yang Jingga lakukan kemudian nongkrong di depan televisi sambil mengutak-atik ponsel yang wallpapernya berhiaskan wajah cantik Lusiana. Ketika panggilannya yang ke lima tak kunjung mendapat respon seperti empat panggilan sebelumnya, yang bisa dia lakukan adalah memandangi dinding yang sebelum ini menjadi tempat bersandingnya poto prewedding mereka yang super mesra. Chandrasukma yang berkunjung tiga hari usai pesta pernikahan anaknya mendadak murka saat tahu, bukan wajah menantunya yang terpasang di dinding, melainkan wajah wanita yang sejak awal tidak pernah ia restui jadi menantu. "Turunin foto itu, buang atau bakar sekalian, Mama nggak mau

