Aku masih belum bisa bangun dari tempat tidur ini. Meski semua menahan rasa sakit yang tadi dipasang oleh tabib, sudah dicabut semua dari tubuhku. Aku pikir, hidupku sudah tidak bisa bertahan lagi. Namun ternyata, tuhan masih mengharapkan aku untuk hidup di dunia ini. Masih teringat kejadian kemarin, saat tabib mencabut semua totokan dari tubuhku. “Aaaaaa.... panas...” Teriakku karena tidak kuat dengan derita yang aku alami. Aku merasa seperti semua darahku ini adalah minyak panas yang mengalir sangat cepat. Seakan, semua yang tersumbat sekarang mengalir mengisi aliran darah di dalam tubuhku ini. Sangat sakit dan panas. Itu juga membuat aku kesulitan bernapas. “Bertahan Moyline. Kamu harus kuat.” Aku mendengar suara Ratu yang memberi semangat diriku. Sedangkan yang lain hanya melihat d

