Suara azan Subuh mengalun lembut ketika mobil yang membawa Rosalina dan Salma berhenti di depan rumah. Udara pagi masih terasa dingin, membuat keduanya spontan merapatkan jaket tipis yang mereka kenakan di luar gaun kerja. "Besok... eh, maksudku nanti siang jangan lupa latihan pidato," gumam Salma sambil menguap lebar. Rosalina tertawa kecil. "Kamu sudah mengantuk sampai lupa sekarang sudah pagi." "Memang." Mereka turun dari mobil dan berpamitan dengan sopir langganan Madam Ara. Setelah pintu rumah dibuka, keduanya langsung melepas sepatu dan berjalan berjinjit agar tidak membangunkan Anggun. Namun dugaan mereka salah. Di ruang tengah, Anggun sedang duduk sambil merajut. Secangkir teh hangat masih mengepulkan uap di atas meja. "Ibu belum tidur?" tanya Rosalina terkejut. Anggun ter

