Istri Badung - 16

1854 Words

Cinthya mengela napas lelah, melihat sang Mama yang baru beberapa menit lalu sadar dari pingsannya, kini sibuk berjalan mondar-mandir di depannya yang duduk santai di pinggir tempat tidur. "Ma, udah dong, mataku bisa sakit liatin Mama bolak-balik kayak setrika panas." Elin segera menghentikan aksinya yang sejak tadi mondar-mandir sembari berpikir keras. Berkacak pinggang, wanita itu memelotot kesal pada putrinya yang masih bersikap santai. "Ini masalah besar, gimana Mama bisa tenang?" Memerhatikan kuku jarinya yang berkuteks merah, Cinthya mengedikkan bahu. "Memangnya dengan Mama mondar-mandir sampai betis pegal, masalah bisa terselesaikan?" Ck! Benar juga. Meski enggan, Elin harus akui, jika perkataan putrinya itu benar. Menyerah, wanita itu kemudian mendudukkan diri di samping Cint

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD