"Jadi?" Alexa memutar bola mata, dia baru saja menyentuh jok mobil, dan Sakti sudah melempar tanya dengan nada tak sabar. Mengangkat tangan kanan, Alexa menyamankan posisi duduknya, "bentar, gue masih kembung Sak. Interogasinya di markas aja ya?" "Kembung?" Tanya Sakti dengan kening mengernyit dalam, "kenapa bisa kembung? Lo masuk angin? Kita mampir ke apotek dulu kalau begitu. Perlu diperiksa ke Dokter nggak? Sekalian cari klinik atau rumah sakit aja ya?" "Ck! Nggak usah, udah cepet jalan." Paling nanti jadi sering bolak-balik ke kamar mandi gara-gara kebanyakan minum. Tambah Alexa dalam hati. Meski belum puas karena tak mendapat jawaban pasti dari Alexa, Sakti akhirnya menyalakan mesin mobil, sebelum kemudian melajukannya, meninggalkan area gedung perkantoran milik Cakra. "Gue ngga

