Hello 28 - Menyerang Tanpa Menyentuh

1135 Words

"Hai, Sis!" sapa Nada saat bertemu Siska di pintu masuk sekolah. Siska menengok dengan malas dan berdecak keras setelahnya. Entah mimpi apa hingga dia harus bertemu gadis bunglon seperti Nada. Gadis yang tidak tahu malu dan keras kepala itu sepertinya tidak kapok meski sudah dia permalukan di depan umum. Jika Siska menjadi Nada, dia mungkin akan langsung pindah sekolah keesokan harinya. Namun apa yang ia lihat ini? Gadis sok baik ini justru menyapanya dengan riang gembira seolah tak pernah ada masalah di antara mereka. "Gue bukan ibu-ibu arisan. Panggil nama gue yang lengkap. Enggak sudi gue dipanggil kaya gitu sama lo!" desis Siska sinis dengan suara yang kencang hingga orang-orang yang ada di sekitar mereka pun dapat mendengarnya. Nada yang dikatakan seperti itu pun langsung me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD