Bab 28-Tiba Dilokasi

1202 Words

Mobil hitam itu melaju tanpa suara, membelah jalanan sepi yang hanya diterangi lampu kota yang redup. Di dalamnya, Alaric duduk tegak dengan tatapan setajam baja, sementara Caelum dan Ezra berada di sisi berlawanan, sama-sama diam namun siap. Tidak ada percakapan berlebihan hanya ketegangan yang menggantung di udara. “Kita sudah mendekati koordinat,” lapor salah satu pengawal melalui alat komunikasi. “Gudang tua, kawasan pelabuhan timur. Aktivitas mencurigakan terdeteksi sejak satu jam lalu.” Alaric mengangguk pelan. “Matikan lampu kendaraan. Kita lanjut dengan mode senyap.” Mobil-mobil itu berhenti beberapa ratus meter dari lokasi. Mereka turun hampir bersamaan, senjata sudah siap di tangan. Angin malam membawa bau karat dan laut, bercampur dengan firasat buruk yang tak asing bagi mere

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD