36. Tiga Puluh Enam

1119 Words

Deru sirine ambulan berhenti tepat di depan pintu masuk emergency sebuah rumah sakit dengan para perawat dan dokter yang telah menunggu. Seorang wanita berperut buncit dengan darah yang mengalir di bagian bawah tubuhnya merintih kesakitan saat dikeluarkan dari ambulan tersebut. Wanita itu masih berusaha untuk terjaga meski tubuhnya sudah lemah. Dengan wajah pucat pasi dan napas tersendat dia berusaha mengenali sekelilingnya, di mana para perawat dan dokter membawanya ke suatu tempat. Sisa-sisa tenaga yang wanita itu miliki dia pakai untuk meraih jas dokter yang berdiri di dekatnya. Cengkraman pada jas sang dokter menyadarkan dokter itu hingga menoleh pada wanita yang kini memandangnya dengan tatapan memohon. Kristal bening jatuh dari sudut mata wanita itu, dengan bibir bergetar menahan sak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD