Chapter 20 Thymur’s Great Wall Bilah pedang di tangan Rhaga berkilau tampak seperti pedang baru. Rhaga selalu merawatnya dengan baik, tiap kali ada kesempatan dia akan mengeluarkan pedang pemberian Pangeran Kusala untuk dibersihkan. Begitu pula dengan hari ini, Rhaga dan kawan-kawannya berkemah tak jauh dari tempat tujuan mereka berikutnya, Kerajaan Thymur. Dari tempat mereka memasang kemah saat ini, terlihat dinding kota yang menjulang sangat tinggi dan terlihat begitu kokoh melindungi kota yang ada di baliknya. Dinding itu terlihat tak mudah untuk ditembus, kecuali penguasanya membukakan gerbang dengan sukarela. “Jika kita masuk ke sana tidak ada pasukan yang mengejar kita?” tanya Aranhe sembari menyantap ubi bakarnya. Mereka tak mengalihkan pandangan mereka dari dinding ti

