…
Alka sampai dirumah, dan ia langsung menemui mamanya. Dengan maksud ingin membicarakan soal ia yang harus menggantikan mamanya mengurus perusahaan milik mendiang ayahnya.
“Kamu sudah pulang mas?” Tanya Eva.
“ Iya ma, maafin sikap ku semalam ya ma. Aku pergi gitu aja.” Ucap Alka dengan penuh penyesalan.
“ nggak apa mas, mama paham kok. Maafin sikap mama juga yang terlalu memaksakan kehendak. Harusnya mama bisa kasih pengertian dengan cara yang lebih baik ke kamu”
“Nggak ma, aku yang salah” suara Alka bergetar dan dia memeluk Eva.
Tanpa terasa mereka berdua meneteskan air mata.
Lia yang melihat mama dan kakaknya berpelukan dengan polosnya berkata, “ mama peluk mas alka sampai terharu gitu? Ada apa? Kok aku gak diajak pelukan?? Aku anak mama juga loh!”
Alka yang mendengar ucapan adiknya langsung melepas pelukan mamanya dan mendekati adiknya lalu mengacak-acak rambut adik manisnya itu.
“iri banget sih!” ucap Alka gemas dan mencubit pipi Lia.
“Pelukk!!!” lia berlari kecil ke arah mamanya.
Alka memandang pemandangan itu, ia tersenyum bahagia melihat Mama dan Adik perempuannya, ia sadar tanggung jawabnya di keluarganya besar.
Ia harus menggantikan posisi Ayah, melindungi Mama dan Lia.
…
“Sayang, aku pulang!”
Kris sudah pulang kerja, ia mencari istrinya. Namun setelah melewati ruang keluarga dan melihat ke dapur, ia tak melihat wanita cantik itu.
“Kemana ya dia?” gumamnya.
Kris menuju kamar, namun istrinya juga tak nampak, namun ia melihat dress warna biru muda di tempat tidur dan tak lama ia mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi.
“Sayangg????...” teriak kris di depan pintu kamar mandi.
“Iyaa sayang, aku lagi mandi. Sebentar yaa!” jawab irene.
“Oke!”.
Kris membuka kemejanya dan memasukkan ke keranjang pakaian kotor, ia merebahkan diri di tempat tidur, menunggu istrinya selesai mandi.
Tak lama irene keluar dan tubuh indahnya yang putih dan mulus hanya dibungkus handuk putih, paha dan leher jenjangnya terlihat sangat menggoda.
“Kamu udah pulang?” tanya irene.
“Ehemm…” kris hanya berdehem, dan beranjak dari tempat tidur.
Ia langsung menghampiri istrinya dan membalikkan tubuh istrinya yang semula menghadap lemari pakaian dan kini menjadi berhadapan dengannya.
Tanpa basa basi kris mendekatkan tubuhnya, wajahnya mendekat ke leher jenjang irene, dia mencium aroma harum di badan irene.
Semakin dekat dan ia mencium leher itu, tanganya mengelus wajah irene dengan lembut, irene tidak keberatan dengan sikap sang suami.
Kris menjulurkan lidahnya ke telinga irene, berhasil membuat irene menggeliat memejamkan mata dan mendesah.
“Aaghhh…mas”
“Kenapa sayang?” tanya kris sambil meremas kencang p******a irene.
Hal itu sontak membuat irene semakin mengeluarkan suara desahan yang lebih keras, kris membuka lilitan handuk di tubuh irene, menjatuhkannya ke lantai. Terlihat jelas lekuk tubuh seksi irene tanpa sehelai benang pun yang menutupi. Membuat Kris menelan salivanya.
Dan ia menggendong irene ke tempat tidur, ia langsung menindih tubuh irene, memberikan ciuman panas di bibir manis istrinya. Menjulurkan lidahnya dan melumat dengan kasar bibir itu.
Kris tidak dapat menahan lagi, tangannya menyusuri perut irene, dan semakin turun menju bagian sensitif itu. Ia memasukkan dua jari kedalam rongga itu, membuat irene semakin mendesah merasakan kenikmatan saat ada sesuatu yang masuk kedalam miss V nya.
Kris yang membuat istrinya sudah semakin kacau menahan gairah, segera membuka celana panjang dan bagian dalam celananya. Menggesek halus juniornya di bibir miss V irene.
“Aarghh mas! Aku udah gak tahan!” irene mendesah keras, menggigit bagian bawah bibirnya, sambil memejamkan mata.
Tak lama kris memasukkannya!
SLEBB! “Arghhh…” kris mengerang merasakan kenikmatan.
Ia melakukannya dengan gerakan cepat dalam beberapa menit, sambil meremas kedua p******a irene. Irene mendesah kencang sambil menyebut nama Kris.
“Sayang… arghhh aku mau kelluar” ucap irene yang masih memejamkan mata terbuai dalam kenimatan duniawi yang diberikan suaminya.
“Ahhh… iya sayang keluarin, aku juga udah mau keluar..aarghhhh,” kris semakin menonjok keras miss V irene dengan juniornya..
mereka berdua mencapai klimaksnya.
Irene membuka mata dan tersenyum pada kris, kris langsung menjatuhkan tubuhnya ditubuh irene, dengan posisi junor yang masih menempel dengan miss V irene, memeluknya erat, dan sesekali memberi kecupan di bibir irene.
…
Alka sedang membaringkan diri di sofa kamarnya. Ia menatap langit-langit kamar, memikirkan tentang rencana kedepan, harus mulai dari mana kah ia? Ia memutuskan untuk menuruti permintaan mamanya, membantu mamanya memegang perusahaan mendiang Ayah.
“Lusa aku sudah mulai ke kantor Ayah..”
“Ayah bantu aku dari sana ya.. Aku akan coba mengabulkan keinginan Ayah dan Mama”
Alka sangat kehilangan sosok Ayah, karna menurutnya hanya Ayahnya lah yang mampu mengerti dia.
Semenjak kepergian sang Ayah, alka berubah menjadi laki-laki pemurung dan dingin. Dia menjadi pribadi yang intorvert.
Dia bahkan tidak lagi bersikap hangat dengan mama dan adiknya, alka sadar bahwa apa yang ia lakukan selama 2 tahun terakhir salah. Harusnya dia menjadi pengganti Ayah, namun kenyataannya, rasa sedih mampu membuatnya tertekan dan merubah sikap serta sifatnya.
Alka men-scroll layar ponselnya, dia membuka aplikasi chat di ponsel dan melihat beberapa riwayat pesan. Saat sedang asik men-scroll layar tiba-tiba ibu jarinya berhenti, ada notifikasi pesan masuk. Dan itu membuat matanya membulat. “IRENE…??”
....
haiii semua! semoga semua suka yaa dengan cerita Irene, Alka , dan Kris. di episode selanjutnya akan ada berbagai macam kejadian yang diluar dugaan??? hmmm apa ya???