Menangkap Sesuatu

766 Words
Jam menunjukkan pukul 10 malam. Irene yang menonton televisi sambil sesekali melirik ke arah jam dinding yang ada di ruangan tersebut. “Kok tumben mas kris belum pulang..” gumam irene. Tak lama ia mendengar suara motor memasuki halaman rumahnya, “ ahh itu dia..”. Irene bangkit dari duduknya dan menuju ke pintu rumah, membukakan pintu untuk suaminya tercinta. “Malam sayang, maaf ya agak telat. Tadi macet banget” sapa kris yang baru memasuki rumah sembari merangkul pundak istrinya dan mencium kening irene. Pintu rumah mereka dibiarkan terbuka sedikit, irene memang suka membiarkan angin malam masuk kerumah nya, namun hal itu hanya ia lakukan saat kris ada dirumah. Tentu saja ia tidak berami untuk membuka pintu rumah saat kris tidak ada, bisa-bisa nanti orang asing menyelinap.masuk. “Aku mandi dulu ya sayang, nanti kita baru makan malam”. Kris meninggalkaan irene menuju kamar dan membersihkan diri di kamar mandi. Irene menyiapkan makan malam di meja makan sembari menunggu kris mandi. Dan tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu. Irene terkejut dan langsung melihat siapa yang bertamu malam-malam seperti ini. Betapa terkejutnya Irene saat melihat seorang pria yang dia kenal sebagai keponakan suaminya ada disini. “Al-alka? Kamu alka kan?” tanya irene. Alka mengangguk, “maaf tan..ehhmm maksudku mbak, om Kris sudah pulang?” “Sudah kok, baru saja pulang, sekarang lagi mandi.” “silahkan masuk Alka..”. Alka melangkah masuk kerumah kris dan duduk di sofa ruang tamu saat irene mempersilahkannya duduk. “Aku panggilin mas kris dulu ya.. oh ya, kamu mau minum apa?”. “Gak usah repot-repot mbak” jawab alka sungkan. “Gak repot, aku buatin teh jeruk nipis hangat ya..” “Boleh mbak, terima kasih banyak..maaf aku merepotkan.” Irene masuk ke dalam kamar dan medapati suaminya yang sedang memakai kaos. Kris yang melihat istrinya seperti kebingungan langsung bertanya, “ ada apa sayang?”. “Mas, ada Alka di depan”. “Alka?? Ngapain dia malam-malam kesini?”. Kris yang heran langsung keluar kamar dan menuju ruang tamu. Alka yang sedang asik memandangi foto pernikahan kris dan irene di ruang tamu sedikit terkejut saat seorang pria berdehem disampingnya. “Ahh.. om kris , bikin kaget saja”. “ada apa nih keponakan om tersayang tiba-tiba bertamu malam-malam begini?”. Tanya kris mengintimidasi Alka. “Om, aku mau curhat soal mama.” Alka menjawab dengan muka lesu dan muram. Kris yang sebetulnya sudah tahu apa masalah yang Alka dan Kak Eva alami saat ini, sore tadi kak Eva meneleponnya dan menceritakan semuanya. Perdebatan itu terjadi saat Alka bersikeras menolak keinginan kak Eva agar mau meneruskan usaha Suaminya, Alka adalah satu-satunya harapan Eva semenjak suaminya tiada. Kris tau hal itu, kris mengerti perasaan kakaknya. Tapi kris juga sadar bahwa cara Eva menasihati alka terlalu keras. Anak itu akan semakin dingin jika diperlakukan seperti itu. Namun kris sungguh tidak menyangka bahwa keponakannya ini ternyata kabur dari rumah dan mengunjunginya kesini. Sebelum memberi penjelasan, irene datang membawa minumman untuk Alka dan Kris. “Silahkan diminum Alka..”. “terima kasih mbak.”. ALka menyeruput minumannya… “kamu sudah makan malam Al?” Tanya kris pada Alka. “Belum om..”. “Kita makan malam bersama , yuk.” Kris bangkit dari duduknya dan merangkul keponakannya itu menggiringnya ke meja makan. “Maaf ya Alka, aku Cuma masak seadanya untuk makan malam”. Ucap irene. “Gak apa-apa mbak, aku yang minta maaf merepotkan om sama mbak. “ Alka menatap meja makan, ada beberapa lauk dan satu jenis sayur dimeja itu. Mata alka berbinar dan menunjukkan kesenangan saat dia melihat ada ayam goreng serundeng. Kris menangkap wajah bahagia terpancar dari keponakannya. “Kamu suka ayam goreng serundeng kan Al?.. makan yang banyak, cobain masakan istri om”. “Heehehe om masih inget aja kesukaanku” alka sedikit malu. Hanya Kris yang dapat memposisikan dirinya sebagai Teman, Om, dan sesekali seperti Ayah baginya. Kris tahu betul sifat alka, paham akan kemauannya. Disela-sela makan malam sesekali kris melihat ke arah alka dan irene, entah apa yang ada dipikiran kris. Kris tiba-tiba berharap alka akan menemukan sosok pacar atau bahkan istri seperti irene. Gadis yang mandiri yang mampu menerima pasangannya apa adanya. Dan saat dia kembali melihat kearah Alka, ia memergoki Alka yang sedang menatap istrinya diam-diam. Kening kris mengkerut, ia seperti menangkap sesuatu dari tatapan Alka. Tapi apa itu, kris belum berani menyimpulkan. haiii semuaa, dukung aku dan support aku dalam melanjutkan kisah Irene, Kris & Alka ya.. "comment di setiap episode ya, aku mau tau pendapat kalian untuk cerita ini"
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD