Bab 24

1222 Words

"Kamu ini gimana sih? Ada banyak para saudara malah gak pake baju," omel Aira sambil bersedekap d**a. Kedua matanya melotot siap menerkam sang suami sewaktu-waktu. "Aku tadi pakai baju kok." Gibran tak mau kalah. Nyatanya tadi dia memakai baju saat ke luar kamar. Walau sebagai pemimpin perusahaan, dihadapan banyak saudara dia memakai baju yang cukup membentuk badannya. Seharusnya tidak dia lakukan. Akan tetapi karena kejengkelan dirinya diganggu saat tidur membuatnya tak berpikir lebih jernih tadi. "Pakai baju tapi ketat. Ya sama aja. Aduh, dimana wibawamu," omel Aira lagi. Dia merasa malu membayangkannya. Berada di kamar mandi hingga tak tahu Gibran melakukan suatu hal yang mencengangkan baginya. Mana salah satu saudara suaminya itu dengan iseng memfoto lalu membaginya di grup keluarga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD