Bab 15. Kalah Selangkah

1231 Words

“Papa. Papa udah pulang?” Anna langsung beranjak ketika melihat kedatangan sang papa. Gadis itu menghambur pada Sanjaya dan memeluknya dengan erat. Sementara Rahes ikut berdiri dan melihat mereka dari tempatnya. “Baru aja sampai. Waktu aku tanya Bik Marni kamu di mana, katanya kamu ada di kamar Rahes,” kata Sanjaya. “Makan mie instan, Pa. Baru saja habis,” jelas Anna. “Aah, begitu. Emm … besok kamu jadi ketemu sama Naima?” tanya Sanjaya kemudian. Anna terdiam. Sejujurnya, waktu di taman Sanjaya hanya menjelaskan jika perselingkuhannya bukan seperti yang Anna bayangkan. Ia hanya dekat dan nyaman dengan sang sekretaris karena dibanding sang mama, Naima jauh lebih bisa mengerti dirinya. Ada banyak hal yang kemudian Sanjaya pikirkan daripada hanya nafsu semata. Namun, semua penjelasan itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD