20. Draf Final dan Pesan yang Tak Terbaca

1340 Words

Dua minggu mengubah segalanya. Skripsiku selesai. Dan aku menyadari bahwa orang yang seharusnya aku cintai ternyata selalu ada di sana sepanjang waktu. "Selesai," kata Dave. Dia menekan tombol Enter dengan gaya dramatis, mengirimkan file PDF final ke email dosen pembimbingku. Layar laptop menampilkan notifikasi: Pesan Terkirim. Keheningan menyelimuti kedai kopi di Cikini yang mulai sepi itu. Jam menunjukkan pukul 11 malam. Barista di sudut ruangan sudah mulai membersihkan mesin espresso. "Selesai?" tanyaku, suaraku penuh ketidakpercayaan. "Selesai, Cell," Dave menutup laptopku pelan. Dia melepas kacamata bacanya dan memijat pangkal hidung mancungnya. Ada bayangan hitam samar di bawah matanya. Bukti bahwa dia sudah begadang bersamaku selama tiga hari berturut-turut. "Lo tinggal nunggu j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD