Bab 22

1469 Words

Wanita itu menggunakan dress minimalis, bahkan panjang gaun tersebut tak sampai menutupi lututnya. Bahan satin berwarna merah semakin membuat kontras antara dress dan kulit putih bersihnya. Mata Sekar panas, tangannya mengepal. Wanita di hadapan Sekar itu benar-benar seperti ular. Sekar sudah menduga bahwa nomor misterius itu adalah nomor Melati yang sengaja ingin mengguyurnya dengan api cemburu. “Hai apa kabar?” tanya Melati sembari menyunggingnya senyum mengejek. “Apa maksudmu?” tanya Sekar dengan tatapan menghunus tajam pada wanita berpakaian sexy di hadapannya. Melati terdiam sejenak, entah apa yang ia sedang pikirkan. Melati tak langsung menjawab, dia justru terlihat berpikir. Sekar mengira wanita itu pasti sedang mempersiapkan amunisi untuk mengebom hati Sekar dalam diamnya Melati.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD