Bab 14. Bukan Saingan

2032 Words

"Na, ketemu lagi di sini." Dengan penuh percaya diri Rendra menyapa. Ia tahu, ada Ares bersama Nana, ia justru sengaja bersikap akrab untuk memanas-manasi pria itu. Rendra bahkan dengan berani duduk di samping Nana seolah tidak melihat jika ada orang lain bersamanya. Sikap yang menantang. Ia ingin tahu, apa yang bisa dilakukan Antares Dirgantara kepadanya di depan umum seperti ini. Tidak mungkin pria itu akan melakukan kekerasan seperti dua bulan yang lalu, bukan? Antares Dirgantara yang terhormat tidak mungkin mempertaruhkan reputasinya hanya untuk masalah seperti ini, kan? "Kirain kamu nggak mau ketemu aku lagi." Rendra tersenyum manis, meraih tangan Nana yang langsung ditepis perempuan itu sebelum sempat ia menggenggamnya. "Jangan kurang ajar, Ren!" hardik Nana. Wajah cantikny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD