7. MASIH GARA-GARA DIA

346 Words
Akhirnya acara on air d sebuah televisi swasta selesai. Sepanjang proses syuting berlangsung mood ustad Haikal terlihat kurang bagus. Rey sebagai asistennya saat break sudah berulang kali mengingatkan bos sekaligus sahabatnya itu untuk bersikap wajar seperti biasanya, dan segera memperbaiki moodnya. tetapi Rey yang tidak mengetahui apa yang sudah menimpa sahabatnya itu sempat merasa sangat kesal. Karena ustad Haikal yang biasanya bisa bersikap profesional menjadi tidak fokus sepanjang wawancara. "Ji... boleh jujur nih?". Tanya Rey pada ustad Haikal saat perjalanan pulang. "Apaan?". Ustad Haikal balik bertanya. "Itu tadi performa palig ancur selama aku jadi asisten kamu". "Oh ya?". Tanya ustad Haikal lagi "ente kenapa sih ji? di tolak sama adiknya Gus Kaif ya, sampe mutung seperti itu?". "Masih mending klo ditolak bro. Ini nembak aja belum udah dicampakkan duluan. nyesek tau ngak sih". Akhirnya ustad Haikal menceritakan semua yang tadi dialaminya kepada Reyhan. "Duhh malang banget nasib ustad tampan kita ini pemirsa... jadi ini semua gara - gara ning Faiza? hmm.. belum apa - apa sudah patah hatinya". Seloroh Rey menggoda ustad Haikal. "Sekali lagi ngledek gaji bulan depan potong 60%". Ustad Haikal mengepalkan tinjunya Sementara itu Reyhan malah tertawa dan nyengir. "Telpon gus Kaif dulu. Kan beliau yang nyuruh kamu deketin ning Faiza ". Kata Reyhan memberi saran. "Ya". Jawabnya singkat. Kemudian mencari nomor gus Kaif . Tidak lama berselang telepon segera tersambung. "Hallo assalamualaikum adik ipar". Sapa gus Kaif membuka percakapan. "Waalaikumsalam". "Gimana nih tadi kata Reyhan kamu kerumah nemuin adikku? Sudah ketemu kan?". "Sudah". "Truss...?". Kaif penasaran "Trus apa?". "Ceritanya gimana?. bener kan aku bilang kalau adikku itu cantik banget. ramah, sopan, pinter. Dan belum punya calon. Gak pernah yang namanya pacaran". terdengar suara gus Kaif mengebu - gebu dan bersemangat. "Semua yang kamu sampaikan soal dia, dari A sampai Z tampaknya semua perlu dipertanyakan dan dikaji ulang". Jawab ustad Haikal. "What?? Apa maksudnya ini?". "Ya semua itu perlu dipertanyakan kebenarannya, kecuali masalah cantik. Memang adik kamu the best. aku ga munafik memang cantik banget si ning Faiza". "Heiii... apa maksudnya ini. Jadi maksudmu adikku hanya cantik saja?". Tanya gus Kaif tidak terima.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD