Bagian 13

1660 Words

"Ayo," ajak Daren ketika Iris baru sampai di kantor dan masuk ke ruangan pria itu. Daren bergerak menuju ke pintu, sedangkan Iris buru-buru mengikuti langkah besar duda itu. "Kita mau ke mana, Om?" tanya Iris. Keduanya sedang menunggu lift. Setelah terbuka, mereka langsung masuk dan Daren langsung menekan tombol 4 di sana. "Bagian di mana kamu akan bekerja," terang pria ini. Tentu saja bola mata gadis itu membulat sempurna. "Be-kerja? Kenapa aku harus--" "Kamu ijin ke sini untuk bekerja paruh waktu, bukan? Maka aku harus memberimu bagian di kantor," jawab Daren. Kepala Iris terasa pusing saat itu. Dia hanya bersandiwara melakukan pekerjaan part time di depan keluarganya. Kenapa Daren membuat ini seolah menjadi kebenaran? Keduanya memasuki sebuah ruangan yang berisi beberapa meja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD