DLE-14

1038 Words

° ° "IT'S weird too much," "Eoh?" kudongakkan kepala, merasa aneh dengan kalimat yang baru dia sampaikan. Beberapa kali Andes mencoba untuk lebih intim denganku, tapi aku selalu menghindar. Aku tak mau berurusan dengannya. Bahkan ini hampir tujuh purnama berlalu. Tak pernah kuijinkan dia menjamah atau mendekat. Dan beberapa kali pula kupergoki dia bertemu beberapa wanita, bukan, jalang tepatnya. Mungkin. Tapi aku tak peduli. Sekali lagi bukan, belum peduli mungkin. Ah, entahlah. Sebutlah aku istri durhaka. Aku masih menikmati kesendirianku. Aku lebih menikmati sensasi seks sendirian. Aku lebih memilih itu daripada tersakiti. "Kamu jijik?" tatapnya tajam, menusuk. "Udahlah Ndes, kita punya kehidupan masing-masing kan? Kenapa tak kau urusi jalang-jalangmu itu? Aku lelah, nggak di ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD