Ocha masih tersenyum, sementara Daniel masih takjub lantaran gadis cantik di hadapannya itu mengenalnya. Bahkan ketika Arven datang dengan raut bingungnya pun sempat tidak Daniel hiraukan, mata cowok yang baru tersadar dari tidur panjangnya itu masih setia menatap Ocha. Mereka saling menatap seolah apa yang mereka tatap adalah hal terindah di dunia ini, dan mereka sama sekali tidak tergoda untuk melihat hal lain. "Lo udah sadar Niel?" Arven bertanya dengan suara yang jelas terdengar bersemangat. Ia terlalu bahagia karena sahabat sepermainannya telah sadar dan sekarang terlihat segar. Daniel seakan terlempar dari alam bawah sadarnya yang menuntun dirinya untuk terus menatap wajah manis Ocha. Cowok itu seketika mengalihkan tatapannya pada Arven, lantas tersenyum lebar melihat kedatangan so

