36. Permintaan Bening

1396 Words

Aku duduk di balkon kecil kamar, memandang langit senja yang mulai meredup. Hawa dingin terasa menusuk kulit, tetapi entah kenapa, justru rasa di dadaku lebih menyesakkan. Hari ini, Bening menyampaikan sesuatu yang mengguncang hatiku. Sesuatu tentang Gading dan keluarganya yang tak pernah dia ceritakan padaku. Tentang statusnya, tentang kekayaannya, dan... tentang perasaan Bening yang kupikir tulus padaku. 'Bening tidak salah, dia hanya menyampaikan apa yang dia tahu. Hanya saja, perasaanku pada Gading terlanjur dalam.' Aku menekan d**a yang mendadak nyeri karena menahan rasa sakit yang luar biasa. "Kamu tahu, Aya, Gading itu cucu Maheswara," kata Bening dengan senyum yang mungkin dia pikir tulus, tapi justru membuat hatiku mencelos. Dia mengatakan hal itu dengan enteng, seolah aku suda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD