Wanita adalah makhluk yang mudah sekali trauma. Begitupun dengan Kemuning. Dia tidak lagi mau meminta Rindang menyentuhnya apalagi lebih dari itu. Bukannya mau menyerah pada keadaan, tapi memaksakan kehendak malah akan menyakiti diri sendiri. Jadi biarlah semua berjalan seperti keinginan Rindang. Kemuning sudah tidak perduli meskipun pernikahannya tidak seperti pernikahan lainnya. Lagipula, pernikahannya dan Rindang juga dimulai dengan proses yang berbeda. Rindang sendiri juga tidak mau pernikahan berjalan seperti ini. Dia mempunyai keinginan yang sama dengan Kemuning. Tapi masalahnya, rasa bersalahnya kepada Hamid seolah mematikan hasratnya pada Kemuning. Setiap kali melihat Kemuning, dia pasti melihat Hamid. Jadi bagaimana hubungan suami istri itu akan terjadi? Melakukan kewajiban it

