Camilo dan Sidra saling pandang keesokan harinya. Mereka sudah bersiap untuk berangkat ke pasar dan mengantarkan pesanan anggur kepada para penjual namun ketika mereka keluar dari rumah dan membawa kotak-kotak berisi anggur olahannya, mereka justru melihat roda kereta mereka hilang. Padahal tadi malam saat Loiz mengantarkan mereka pulang, mereka sempat memastikan jika kereta mereka dalam keadaan yang baik-baik saja. Namun sekarang kereta itu sama sekali tidak layak untuk digunakan, atau bahkan tidak akan bisa digunakan. "Apa mungkin jika roda keretanya terlepas dan kemudian menggelinding seorang diri?" tanya Sidra. Pertanyaannya disambut tawa rendah oleh Camilo. "Apakah saat kau menanyakan itu, kau merasa itu adalah sesuatu yang masuk akal?" Jelas Sidra menggeleng. Dia yakin walaupun

