Ch. 19

1523 Words

"Wah! Menakjubkan. Kalian bahkan membawa sebuah kereta baru." Sidra menoleh, mendapati dua pria berbadan besar yang kini berdiri di depannya. Dia sangat mengenal kedua orang ini karena biasanya dia akan bertemu mereka jika dimintai tolong oleh Sieana untuk mengambil uang. "Ini bukan kereta kami. Ini kereta milik Nenek. Kami hanya meminjamnya saja," balas Sidra dengan senyum kecil. Tapi jawabannya itu justru ditertawakan oleh dua orang di depannya. Bahkan Camilo yang berada sedikit jauh dari mereka, menoleh karena penasaran. "Kau bicara apa? Jika kau menginginkan nya, bukankah Nenek Sieana akan langsung memberikan kereta itu pada kalian? Kalian kan anak kesayangannya, bahkan dia lebih mempercayakan hasil usahanya kepada kalian, daripada kepada kami yang sudah lebih lama bekerja denganny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD