"Di mana, Hana?" "Mama enggak tahu." "Ma ...." Adam menghela napas panjang. Pria itu tampak mulai jengah menghadapi sikap sang ibu mertua yang terkesan tak mau bekerja sama dengannya. "Tolong beritahu Adam. Di mana Hana berada?" tanya Adam sekali lagi. Berharap kali ini Mega, sang ibu mertua mau menjawab pertanyaannya. Namun .... Masih sama. Mega masih bungkam. Wanita paruh baya itu seakan sengaja mengunci rapat mulutnya agar tak mengeluarkan sepatah kata pun tentang Hana kepadanya. "Mama ...," lirih Adam sembari mengusap wajah menggunakan sebelah tangannya. "Adam cuma mau tahu di mana istri Adam. Kenapa Mama malah mempersulit Adam begini?" lanjut pria itu gusar. Mendengar hal ini, sontak saja Mega menatap menantunya. Pria yang selama ini selalu dipuja-puja sang putri, tetapi

