Bab 41

1187 Words

ANIS Setelah menunggu beberapa saat dalam keheningan, akhirnya Nura memberikan jawaban. “E… begini, Ih, dan tolong sampaikan pada Bibi Anis. Aku bukan tidak memperbolehkan dia menjadi kasir. Tapi masalahnya, dia tidak memahami toko kita, termasuk di antaranya orang-orang yang mengambil barang tapi belum bayar. Berbeda dengan dirimu yang pasti sudah sangat paham. Katakan padanya kalau menjadi kasir toko kita tidaklah semudah yang dia bayangkan. Kalau memulai dari nol, akan menghambat kinerja toko. Sementara pelanggan inginnya serba cepat. Jadi, posisi kamu sebagai kasir sementara tidak bisa digantikan oleh siapa pun dan jangan biarkan diganti oleh siapa pun.” Ihsan melirikku lagi dengan lirikkan yang seolah bertanya ‘Apa ibu sudah mengerti sekarang?’. “Iya, mbak. Akan aku sampaikan itu.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD