ANIS "Ah, masak sih Ari jadi pengedar narkoba?" ucap Rosa tak percaya. Ya maklumlah, adikku ini lugu-lugu bego begitu. "Ya kan hanya dugaan. Bukan berarti memang pengedar narkoba. Bisa jadi perampok, begal, atau apalah itu. Yang pasti pekerjaan haram yang bisa mendapatkan uang dengan mudah maksudku." balasku. "Apa karena ini juga ya Ari beberapa hari yang lalu pulang ke kampungnya? Maksudku pulang itu hanya dijadikan alasan meninggalkan rumah untuk menjalani pekerjaan haram itu?" Aku terhenyak seperti mendapati sebuah pencerahan. "Hah? Ari beberapa hari lalu pulang kampung?" "Iya, dia ngakunya begitu sama aku. Ketemu di jalan waktu aku mau ke pasar. Aku tanya mau kemana membawa ransel, Ri? Katanya mau pulang ke kampung beberapa hari. Begitu." "Dan setelah datang dari kampung, langsun

