Bab 24

1103 Words

Suara tawa bernada rendah dan dingin mendadak pecah di dalam ruangan beraroma cendana itu. Regan Anggara terkekeh kecil—sebuah tawa singkat yang sarat akan sarkasme, meruntuhkan keheningan dan memotong atmosfer gairah yang semula begitu pekat. Pria berbadan tegap itu menggelengkan kepalanya perlahan, menatap Jessica dengan pandangan mata gelap yang kembali dingin dan penuh kendali. "Nikah sama lo?" ujar Regan seraya menyunggingkan senyuman tipis yang teramat sinis di bibirnya. "Gak... Gue gak ada niat sedikit pun buat menikahi lo, Jessica." Deg! Kata-kata yang meluncur santai dari mulut sang CEO bagaikan hantaman gada besi yang menghantam tepat di tengah d**a Jessica. Seringaian kemenangan yang baru saja terukir di bibir merah maroon-nya membeku seketika. Iris matanya membelalak lebar,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD