Cantik

1110 Words

Kepada Jakarta... yang gelisah... Suara band indie AriReda yang menyanyikan "Orang di Katedral" memenuhi telingaku yang kusumpal dengan earphone. Sepanjang perjalanan menuju kantor menaiki KRL, aku membaca E-Book di ponsel. Begitu sampai di stasiun, aku segera turun. Bertepatan dengan masuknya telepon dari Mas Tama. "Iya, Mas?" "Udah sampai mana, Fil?" "Udah mau di kantor nih." Aku memesan ojol menuju kantor. Mas Tama menanyakan hasil liputan lapangan yang baru kukerjakan. Sesampainya di kantor, aku buru-buru menghidupkan komputer. Suara ketik jemari terdengar di balik kubikelku. Mas Tama yang baru muncul sambil membawa secangkir kopi mendecak lidah. "Lo tumben banget sih rajin setor berita. Banyak banget lagi, melebihi target." Senyumku mengembang. Aku menunjukkan ibu jariku. "Haru

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD