Memergoki Thania

1320 Words

Sentuhan Sean tidak pernah gagal dalam menjamahnya. Selalu memberikan kepuasan kepada Diana yang sudah sering dia hantam tanpa mengenal waktu. Sean melepaskan isapan itu. Napasnya memburu sembari menatap Diana dengan senyumnya. “Apa lagi yang kamu inginkan?” tanyanya sembari melepaskan celana dalam milik Diana. Tangannya mulai bermain dengan riang di bawah sana. Diana memekik, darahnya berdesir lantaran merasakan sensasi yang luar biasa yang tengah Sean ciptakan. Kamar itu mendadak jadi panas. Suasana di dalam kamar itu semakin menggila karena permainan yang semakin malam semakin panas. Gerakan tangan di bawah sana semakin cepat dan tak terkendali. Desahan dan erangan sudah tidak terkontrol oleh Diana yang tengah disiksa dengan kenikmatan yang luar biasa Sean berikan. “Sean!” pekiknya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD