15 : Permintaan Maaf

1876 Words

“Selamat berhari minggu, Shereen! Hati-hati ya di rumah, jalannya pelan-pelan aja. Kaki lo kan masih sakit, tuh.” “Iya-iya, dan iyaaa, Naura bawel.” Naura terkekeh lalu melambaikan tangan pada Shereen yang sudah berdiri di teras rumah. Kedua tangannya menjinjing satu tas besar hasil menginap dua hari tiga malam di rumah Naura. Tiba masuk ke dalam rumah, suasana sangat sepi. Orangtua Shereen pergi ke rumah saudara, sedangkan Adri sendiri dipastikan masih berada di alam mimpi. Sesampainya dalam kamar, Shereen membuka pesan dan memperhatikan banyak pesan dari Arka yang sama sekali tidak dibalas oleh gadis itu. Missed call pun tidak luput dari jangkauan Arka. Ah, mau apa lagi sebenarnya cowok itu? Arka- gue kangen sama lo. Arka- boleh nelpon gak? Arka- kenapa gak diangkat? ☹ Arka- ayol

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD