"Kita"

1419 Words
"Emang mama mau menikah untuk apa ma?" pertanyaan Reno itu membuatkan Elina tersenyum lalu menggendong Reno dan menghampiri Aditya yang sudah terbaring di katil rumah sakit. "Dulu waktu kecil, Reno tidak pernah melihat melihat mama dengan papa menikah kan sayang. Jadi kedatangan papa kamu ini mahu memberi kejutan untuk putra mama dan Reno akan nampak mama dan papa cantik dan ganteng setelah papa sembuh sayang" kata Elina membuat Reno mengerti tentang itu. "Jadi benar ,om ini papanya Reno ya mah?" tanya Reno lagi. Tetapi Elina hanya mengangguk dan tersenyum dengan putranya itu. "Horee ,pantes aja om ini baik sama Reno ma,dan peduli sama mama" kata Reno yang sangat gembira apabila mamanya meyakinkan bahawa Aditya itu papa kandungnya Reno. Aditya cuma tersenyum dan menitiskan air matanya melihat insan laki-laki yang ia tidak pernah lihat lahir ke dunia ini lalu Elina membawa Aditya bercerita tentang apa yang telah berlaku dengannya sehingga ia masuk hospital. Kemudian Aditya menceritakn yang sebenarnya. Aditya juga tertanya- tanya bagaimana Elina tahu ia ada di hospital. Lalu Elina menceritakan tentang ponsel Aditya yang ketinggalan di rumahnya dan mengejar Aditya dengan menaiki taksi ." Semasa di tengah jalan Reno melihat ke kiri ke kanan dan berteriak , mobil itu seperti milik om ganteng Reno bilang . Lalu aku menyuruh pak supir berhenti di samping mobil itu. ternyata kamu sudah terbaring dan pingsan lalu aku meminta bantuan pak supir menghantar kamu ke sini" terang Elina. Aditya hanya mendiamkan diri lalu mengucapkan terima kadi kepada Elina. Setelah itu Elina dan Reno pulang ke rumah mereka karna disuruh oleh Aditya. Keesokan harinya pada waktu siang. Aditya sudah debolehin pulang lalu menelfon orangnya dgn menggunakan hp hospital untuk membawakan mobil lain ke tempatnya karna mobil yang ia guna selalu sudah dihentam habis oleh orang-orang Orel. Setelah mobilnya sampai, Aditya terus menuju ke rumah Elina tetapi Elina dan Reno tidak ada di rumah, lalu Aditya menuju ke sekolah Reno lalu menjemput Reno. Di dalam kereta ,Aditya menyuruh Reno duduk di sebelah nya dan Reno pun akur. Terasa pelik ,Reno ulang alik berdiri duduk, toleh ke belakang . Aditya bertanya ada apa dengan dirinya lalu Reno menjawab bahawa ia mencari mamanya. "Sayang, kita ke tempat kerja mama mau?" tanya Aditya . "Iyah, mau om,Reno sudah kangen sama mama" kata Reno lalu duduk diam. Sesampainya Aditya di luar kerja Elina ia segera membawa Reno keluar dan mencari mamanya. Sedang mereka mencari, Aditya melihat seorang lelaki menggenggam erat pergelangan tangan Elina ,.Jantung Aditya berdegup dengan kencang.Elina cuba melepasnya namun tidak berdaya. Aditya bertanya kepada Reno "Reno, apa kamu kenal dengan laki-laki yang sedang bersama dengan mama kamu" tanyanya. Reno hanya menggeleng-gelengkan kepalanya lalu mereka datangi. Aditya menegur laki-laki itu dan bertanya apa yang ia lakukan pada Elina. Tetapi laki-laki sombong itu menyatakan bahawa Aditya tidak punya urusan menanyakan soal itu. Dan Ternyata laki-laki itu Randy pacar Elina. Lalu Aditya membawa Reno pergi dar tempat itu. "Reno apa kamu mahu mama kamu menikah dengan orang selain om disini,iaitu papa kamu?" katanya. "Tidak mahu om mama sudah berjanji mau menikah dengan om dan om sangat baik pada Reno sama mama, tidak seperti laki-laki tadi" kata Reno menangis dalam pelukan Aditya. "Mulai sekarang, Reno harus memanggil om papa ya. Reno itu anak kandungnya papa tau.jadi harus ikut papa ya nak." kata Aditya mengusap kepala Reno. tetapi Reno hanya berdiam . Elina bergegas keluar dan melihat Aditya dan Reno sudah mahu menaiki mobil Aditya. Untung saja Elina sempat menghentikan mereka dan Randy pula mengejar dari belakang.. Lalu semuanya terhenti di hadapan mobil Aditya. "Mau kamu sekarang apa Elina? semuanya sudah terjawab. Kamu sudah ada pacar dan anak ini akan menjadi tanggungan ku karna lambat laun kamu akan memiliki anak. Lalu Reno akan kau buang" kata Aditya yang menggendong Reno yang menangis kesal terhadap mamanya. "Oh jadi anak itu punya mu?ambil saja ,memang benar jika aku punya anak yang dikandung oleh Elina ,aku akan mencampakkan anak itu karna anak itu bukan darah daging ku hahaha" Kata Randy membuat Elina menampar mukanya lalu Randy terdiam. Aditya ketawa kecil"hei,sebelum itu terjadi aku akan membawa kamu pergi ke alam lain "kata Aditya namun dihalang oleh Elina. Elina pula menjadi orang tengah diantara perbalahan itu. "Kamu berani seperti itu padaku?"jawab Randy lagi membuatkan Aditya marah lalu menarik Elina " Aku sekarang malas berantem ,sekarang silakan pilih, kamu mahu pilih aku,dia atau kita?" tanya Aditya . Elina memandang Randy dengan wajahnya yang sayu dan berjalan ke arah Randy "Andy maafkan aku,demi kebahagiaan anakku aku akan menikah dengan papa kandungnya.karna aku sudah tahu sikapmu yang selama ini terbendung juga salah satu alasanku menjauh dari kamu" kata Elina lalu memandang Aditya "Aku pilih kita..Aku,kamu dan Reno" kata Elina tersenyum lalu Aditya menyurunya masuk ke mobil dan Randy terpaku karna impiannya tidak kesampaian..karna sebuah kejahatan tidak akan pernah terbendung walau seribu tahun sekali pun. Mereka meninggalkan Randy sendirian di situ. Di dalam mobil. Aditya mengurut-urut dahinya kebingungan dn Reno pula sedang mengampaikan kepalanya di bahu Aditya.. manakala Elina yang duduk di sebelah Aditya pula tunduk malu bercampuraduk sedih. "Nak,kamu ke tempat mama ya, kalo kamu seperti ini mana bisa kita jalan Reno" kata Aditya memujuk Reno sambil membelai manja rambut Reno. Reno memandang Elina dan Aditya secara bergantian lalu berkata." mama sama om kapan nikahnya, Reno sudah tidak sabar mahu panggil om papa" kata Reno.. lalu Elina menjawab " Reno,kamu sudah bisa panggil om ini papa. karna dia bukan siapa-siapa loh..itu kan papa kandungnya Reno"kata Elina mencuit pipi anaknya itu . Lalu setelah Reno duduk di pangkuan Elina. suasana dalam mobil itu hening. Aditya juga tidak bersuara. Lalu membawa mereka ke sebuah toko baju pengantin. dan beberapa minit kemudian mereka telah pun siap memilih baju di toko itu termasuk Reno yang sangat bahagia ketika itu. Reno merasakan dirinya sempurna seperti teman-temannya yang lain punya ibu dan punya ayah. "Om..eh pa..pa"kata Reno teraga-aga memanggil Aditya papa lalu menunduk. "Reno kalo sekaranh kamu belun siap panggil papa juga tidak apa ,papa yakin kamu butuh waktu karna sudah lama tidak ketemu papa kan sayang" kata Aditya lalu menaikkan Reno di pundaknya. *** "Elina sekarang ke rumah ibu dan ayah kamu untuk memberitahukan tentang pernikahan kita pada hri esok..semuanya sudah ku siapkan dan aku akan memberitahu mama papaku " kata Aditya. "tapi Adit"kata Elina. Aditya masih merenung Elina sambil menunggu jawapan dari Elina. "Ibu dan ayahku sudah berpisah semenjak ayahku mengusirmu dari kehidupanku. lalu ibu dan ayah selalu sahaja berantem karna hubungan persahabatannya dngn papamu hancur disebabkan oleh janji yang ayahku ingkari. Ibu tidak tahan akan sikap ayah yang selalu saja menyalahkannya lalu ibu pulang ke rumah nenek. Kini ayahku sudah punya istri baru dan punyai anak tua setahun dari Reno. Semenjak kelahiran adik tiriku ,ayahku mulai tidak menyukaiku dan menjadikan aku seperti pembantu rumah, namun setelah beberapa minggu aku membeli tes kehamilan dan aku hamil sudah masuk 4 bulan. Lalu aku pergi menjauh dari keluarga itu lalu melahirkan Reno dan membesarkannya sehingga kini" cerita Elina tanpa ia sedari ia menitiskan air mata. "Ya Tuhan, dugaan apa yang telah engkau berikan pada Elina. Ya Tuhan,Izinkan aku menebus segala pemderitaan yang Elina rasakan selama ini Ya Tuhan" batin Aditya bersuara lalu ia memeluk Elina yang sedang menidurkan Reno. "Maafkan saya Elina. saya janji saya akan selalu ada untuk mu dan Putraku"Kata Aditya Aditya membawa Elina berjumpa dengan orang tua Aditya namun Elina menolaknya dengan alasan belum bersedia. Lalu Aditya mengangguk dan mengatakan bahawa besok pagi ia akan menjemput d kediaman mereka. Setelah selesai menghantar Elina. Aditya menemui mama dan papanya yang sedang menonton televisyen." Ma pa aku mahu menikah esok" katanya membuat mereka yang berada di situ terkejut lalu Adiknya yang baru selesai mandi terus bertanya "dengan siapa bang?apakah dia sebaik Elina?" tanya adiknya itu..Aditya hanya tersenyum. "Dengan siapa Adit?" kata mama dan papanya dengan serentak. "Dengan Elina ma pa. Aku sudah menemuinya bersama dengan putra kecilku" mata mereka bertiga membulat. "sejak kapan dit!" tanya mamanya. dan Adit menceritakan yamg sebenarnya sehingga Mama Aditya terduduk.. tetapi Aditya mengatakan bahawa ia akan menebus segala kesilapan yang dia lakukan terhadap Elina. Lalu mama dan papa Aditya mengangguk setuju dan hanya mengikuti keinginan putra sulung mereka itu. Arvan yang sedang makan itu terus pergi memeluk abangnya karna terlalu gembira dan berkata "hahaaaa akhirnya Abang aku kahwin juga,mesti rajin belanja aku lepas ni ya bang makasih" katanyaa. Semua di rumah itu ketawa dengan gembiranya. Acara pernikahan Aditya Romeo Saputra dan Elina Ekavira Reo akan berlangsung pada Jam11 siang esok.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD