Ruangan beraroma kasturi dengan beragam teknologi tersebut tampak lengang. Dan tenang. Hanya ada bunyi ketak-ketik jemari diketukkan di atas keyboard virtual. Layar transparan di depan Bimasakti berubah menjadi holografik yang menunjukkan lokasi detektornya, dengan titik merah yang berkedap-kedip pertanda alat itu bekerja. Setelah menghubungi banyak kenalannya melalui holografik pada komputer itu, ia mendesah putus asa. Tangannya diletakkan di belakang lehernya dengan badan membungkuk ke depan dan siku tertumpu di atas meja. Diamatinya titik merah itu. Ia tak mengerti mengapa Btari pergi sejauh itu. Ia tidak tahu siapa yang membawanya. Yang diketahui oleh detektor pada gelang yang dikenakan Btari hanyalah lokasi gadis itu, tersambung melalui satelit. Selama beberapa bulan itu ia mengurung

