Bab 25

897 Words

"Apa maksud lo nyulik anak gue?!" Tanya Alden to the point pada sosok di depannya. Saat ini mereka berada di sebuah cafe bergaya minimalis. Mereka duduk saling berhadapan. Sosok di depan Alden itu terkekeh pelan, lidahnya sengaja ia buat membasahi bibirnya dengan gaya menggoda yang malah terlihat menjijikkan di mata Alden. "Anak lo? Wah, apa nih yang udah gue lewatin sampai-sampai gue nggak tahu kalau lo mau ngakuin anak haram itu anak lo," katanya mengejek, ia berpangku tangan dan menatap Alden dengan tatapan menggoda. Seulas senyum tercetak sinis, membuat aura antagonisnya terasa kuat. Alis tebal yang ada karena polesan alat make up itu dia naik turunkan. Benar-benar menguji kesabaran Alden yang sudah berada di ubun-ubun, siap menyembur dan memuntahi lawan bicaranya itu. Tangan Alden

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD