Ke-sepuluh

1289 Words

"Kamu tahu ngga Nar? Disini setiap barista harus menyajikan kopi dengan hati yang bahagia, biar kopi yang sampai pada pelanggannya enak." jelas Aksa sambil menatap Nara, wanita itu hari ini tidak seperti biasanya. Binar di matanya pun terlihat nanar, bahkan senyum yang memikat Aksa pun tidak terlihat sejak tadi. "Tapi, tidak menjamin kalau orang yang akan meminumnya jadi bahagia kan?" Nara kembali bertanya yang menimbulkan senyum di bibir Aksa. "Jadi, apa yang sedang kamu rasakan sekarang?" tanyanya pada Nara. "Kamu mancing aku ya?" kata Nara dengan suara khasnya yang membuat Aksa terkekeh pelan dan hal itupun tanpa sadar menimbulkan senyum di bibir Nara. "Nara!" Nara dan Aksa langsung mencari ke arah suara tersebut, Nara melihat Kila berdiri sambil melambaikan tangannya dan langsung m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD