39 - KISAH DUA ALAM

1252 Words

“Dia kenapa berdiri di sana sejak tadi?” Dagu Venda terarah pada Damar yang setia berdiri di ambang pintu, masih seperti biasa menampilkan ekspresi kakunya. “Bhanu yang nyuruh Damar buat jaga selama aku di sini.” “Jadi, tiap hari bakal ketemu dia dong?” “Mungkin, kenapa? Naksir?” Elin balas menyahut tuk menggoda temannya itu. “Enak aja, ya kali suka sama jin, ngeri ih.” Kini mereka sudah ada di ruang tamu, Venda juga keheranan kenapa sampai detik ini ia masih bisa melihat Damar, padahal biasanya ia kesulitan untuk melihat makhluk gaib secara jelas. Damar ingat dengan satu hal penting, ia pun menghampiri Elin untuk meminta izin. “Mohon Ratu Elin memberikan saya izin untuk mengurus satu kepentingan.” Venda dan Elin segera menatap sosok tersebut. Damar juga melirik Venda seola

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD