Tin! Bilqis baru saja turun dari dalam mobil. Namun, sebuah mobil lain membunyikan klakson dari arah belakang. Membuat Bilqis sontak membalikkan badan. Seorang wanita cantik terlihat dari dalam kaca mobil. Bilqis tak tahu betul siapa wanita itu. Parasnya baru terekam untuk kali pertama pada bola mata Bilqis yang indah. “Terima kasih ya, sayang,” wanita itu berucap. Menutup pintu mobil yang baru saja terbuka setengah. Ia berjalan. Menatap Bilqis dengan pandangan tak ramah. Melangkah bak dalam catwalk peragaan busana. Melenggang dengan kedua kaki jenjang yang tertampak mulus tanpa balutan busana. Tanpa menyapa, wanita itu melayangkan genggaman tangan untuk mengetuk pintu. Gurat percaya diri terlihat di wajah. Tiga kali ketukan ia berikan. Namun, tak ada tanda-tanda Minah membuka daun pi

