Sahabat tak selalu menjadi cinta. Tapi, tak dapat dipungkiri kedekatan dalam jalinan persahabatan itu bisa menumbuhkan rasa -Ashariita (di novel Amenable, kisah Bilqis dan Ghibran). ****** “Sayang, mengapa kau terlihat murung? Padahal, Mas Ghibran bergegas pulang untuk melihat wajahmu yang berseri-seri itu,” Ghibran berucap. Meraih tubuh istrinya dari sisi belakang. Membawanya ke dalam pelukan. Bilqis terdiam. Menatap diri di depan cermin. Tampak bayangan dirinya dan Ghibran di sana. Seketika Bilqis membatin. Mas Ghibran itu pria tampan. Wajahnya amat rupawan. Bisa dikatakan ia sempurna. Meski setiap manusia jauh dari kesempurnaan. Namun, tak dapat aku pungkiri, wanita mana yang tak menyukai suamiku yang tampan ini. Mungkinkah kelak Mas Ghibran akan berpaling? Memilih wanita lain yan

