Bab 21 Keluarga

1515 Words

  Bab 21 Keluarga   Sebuah rumah megah yang sudah ditempati wanita paruh baya sejak 22 tahun yang lalu bersama suaminya kini nampak berbeda. Nampak lebih suram dari biasanya. Lebih tepatnya sejak seorang anak meninggalkan keluarganya. Meninggalkan sang ibu, ayah, dan seorang adik perempuan demi wanita yang ia cintai.      “Bunda kok makanannya belum dimakan sih?” Fani yang baru pulang dari kampus, masuk ke dalam kamar Bunda dan segera duduk di sofa.      “Bunda enggak lapar, Dek. Kuliah kamu bagaimana? Enggak pacaran aja kan sama Egi kalau di kampus?” Bunda bertanya. Ia mencoba memberikan perhatian kepada anak bungsunya. Meskipun begitu Fani tetap tahu, Bunda memang lebih sayang pada abangnya. Apalagi sekarang Abang sedang pergi entah ke mana.      “Kuliah Fani baik kok, Bun. Bunda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD