Bab 20 Kesalahan Masa Lalu

1292 Words

Bab 20 Kesalahan Masa Lalu   Suasana di restoran tempat biasa Yuna dan Gerry menghabiskan waktu makan siang bersama terasa ramai sekali. Bahkan sepulang dari kantor untuk membelikan makan malam untuk Giva, restoran itu tetap penuh sesak. Sambil menunggu makanan yang sedang dipesan untuk makan malam, Gerry dan Yuna lagi-lagi menghabiskan jum’at sore sambil mengobrol. Mereka hanya memesan minuman yang sudah datang 10 menit yang lalu.      “Tahu belum informasi masalah liburan yang dikasih hotel pertengahan bulan depan?” Yuna mengingat informasi yang baru didapatkannya dari sang papa tadi siang.      “Enggak, belum ada berita tuh. Emang mau liburan ya?” Gerry senang bukan main kali ini. Giva kan memang ingin liburan.      “Ya, gitu deh.” Yuna tersenyum penuh arti. “Hanya untuk karyawan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD