Bab 33 Kisah untuk Tania

1619 Words

Bab 33 Kisah untuk Tania   Gerry memberhentikan mobil sedan putih milik adiknya di depan rumah yang terletak beberapa blok dari rumahnya. Ia segera membukakan pintu mobil untuk Giva kemudian tersenyum tipis sembari menggenggam tangan Giva yang mulai berkeringat. “Kamu kenapa gugup, Gi?”      “Kenapa harus ke sini sih, Ger? Gimana kalau Tania enggak suka sama keadaan kita sekarang? Lagipula gara-gara aku Tania sering dibully di kampus, dia pasti enggak mau berteman lagi denganku, Ger.”      Gerry menggeleng, “Kamu ngomong apaan sih, Gi? Sebaliknya, Tania pasti kangen berat sama kamu, sama kita.”      “Aku enggak yakin, Ger. Gimana kalau....”      “Aku enggak mau denger lagi!” Gerry berjalan menaiki tangga sambil menyeret tangan Giva agar mengikutinya. Saat sampai di depan pintu rumah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD