Pasutri Absurd (4)

1841 Words

Salsa masih sibuk merutuki nasibnya dan menendang-nendang selimut saat ponsel Elang yang tergeletak di atas nakas bergetar panjang. Layar ponsel itu menyala terang, menampilkan nama Kalandra Atmaja. Seketika, raut wajah penuh kemenangan Elang yang menyebalkan itu lenyap, ditarik rapi dan tergantikan oleh topeng profesional yang sangat kaku. Pria itu berdeham pelan untuk menetralkan suaranya, lalu menggeser tombol hijau dan menempelkan benda pipih itu ke telinga. "Kaset rekaman dan buku besar tulisan tangan Prabu sudah berhasil kami amankan dari bank. Buktinya sangat otentik dan utuh." Salsa yang tadinya masih ngedumel, langsung diam. Biasalah, Salsa diam-diam hobi menguping pembicaraan. Hening selama beberapa detik. Mata Elang yang biasanya setajam elang itu mendadak sedikit membul

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD