F37

1861 Words

Agatha tersenyum lebar sambil menghirup udara sebanyak banyaknya saat agastya mendorong kursi rodanya dan membawanya berkeliling di taman rumah sakit. Setelah 5 hari ia berada di ruang perawatan akhirnya ia bisa menghirup udara bebas. Meskipun masih menggunakan kursi roda karena tubuhnya masih lemah, tapi setidaknya ia tidak merasa bosan di dalam kamar ruang rawatnya. "Capek. Kamu mah enak duduk" gerutu agastya. Agatha menyengir kuda. Memang sedari tadi agastya terus mengikuti kemauannya untuk kesana kemari. "Duduk di sini deh" ucap agatha menunjuk salah satu bangku di taman itu yang kosong dan berada di depannya. Agastya mengangguk kemudian ia duduk di kursi itu. "Bang kapan sih aku boleh pulang. Bosen tau disini terus" ucap agatha dengan manja "Sabar. Mungkin besok udah boleh pula

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD