Di malam yang dingin saat semua terlelap seorang pemuda masuk ke kantor Lukman. Ia mencari data di meja dan lemari. Menyadari hal yang aneh Lukman segera menghampiri dan mengunci leher pemuda itu. "Siapa kamu?" "Sa--saya!" Dbuk! Ia menyerang Lukman dengan siku kanan kemudian saat berhasil lepas ia segera berlari. "Hei!" Lukman segera mengejar. Namun, pemuda bertubuh sedang itu kini berhasil kabur darinya. "Ke mana dia?" Lukman berkeliling mencari. "Ada apa, Pak?" tanya Dino. Pemuda yang bekerja sebagai OB ini kaget saat Lukman berlari ke luar. Dengan penasaran pun ia menyusul. "Ada yang masuk. Aku tidak tahu yang dia cari. Namun, yang jelas ada sesuatu yang mungkin buatnya tertarik. Lukman lantas menekan saklar yang terdapat di samping meja resepsionis. Kini segalanya menjadi terang.

