Bab 10

1025 Words

Matahari bersinar dengan cerah nya. Pagi-pagi sekali, Jasmin sudah berada di kantor. Pandu masih belum terlihat batang hidung nya. Namun, Jasmin tetap menunggu dan tak mengusik pria itu. "Selamat pagi, Bu Jasmin." "Pagi. Apa Pak Pandu belum datang?" "Belum." "Kalau begitu, nanti jika ia sudah datang, berikan semua ini pada nya." Ucap Jasmin sambil memberikan setumpuk berkas. Adapun pria yang ada di hadapan Jasmin, kesulitan bernafas saat melihat berkas itu. Ia adalah orang baru yang di tugaskan oleh Jasmin untuk memantau Pandu di kantor. Setelah menyerahkan hal itu pada pria yang bernama Anto, Jasmin pun pergi ke bagian keuangan yang ada di perusahaan itu. Ada suatu yang akan ia lakukan terlebih dahulu. Selama ini, Pandu bisa seenak nya mengambil uang perusahaan tanpa tahu dampak se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD