Mata Jasmin menatap Pandu dengan tatapan ta-jam. Ia pun langsung mendekat ke arah pria itu. Lalu tiba-tiba saja, ia menarik kerah baju Pandu dan memojokkan pria itu ke dinding. Brak "Jasmin, dengarkan penjelasan ku." Ucap Pandu. Ia sudah seperti seorang pria yang sedang kepergok selingkuh saja. "Apa yang harus aku dengar? Apa kau mencari tahu tentang kehidupan ku?" "Iya. Kau boleh melakukan nya pada ku. Kenapaa aku tidak boleh melakukan nya pada mu? Kamu jangan egois, Jasmin." Jasmin semakin mengeratkan tangan nya di merah baju Pandu. Mata nya penuh amarah. Ia begitu marah saat itu. "Eh, Kak Jasmin. Jangan gini dong. Bukan nya Abang ganteng ini pacaran nya kak Jasmin ? Kenapa sekarang kalian malah berantam." "Dia bukan pacar ku." "Eh, tapi kan dia ke sini nyari in kak Jasmin. Maka

