Verifikasi

1021 Words

Sret Brak Vaga membanting stir dan memarkirkannya dengan asal, saat ini sedang diliputi oleh amarah. Sementara Viona yang tersentak seluruh tubuhnya sudah gemetar karena Vaga seperti kerasukan, dia begitu kejam dan kasar. "Keluar!" Satu kata dingin dan mengintimidasi terintrupsi dari cowok itu. Tanpa menunggu jawaban Viona, Vaga lebih dulu keluar dan dengan tangan yang masih gemetar Viona membuka pintu mobil lalu turun meski harus sedikit sempoyongan berjalan. Viona melihat Vaga yang jauh di depan, ia menatapnya dengan tatapan kebencian, sungguh Viona sangat membenci laki-laki itu. Ia menarik nafas untuk mengontrol emosinya, setelah sedikit tenang Viona mulai mengambil langkah untuk menyusul Vaga. Tak butuh waktu lama Viona sudah sampai di depan apartement Vaga, ia berusaha tetap me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD