Leo Bikin Malu

1076 Words

“Sudah sampai, Mbak Cindra.” Pak Toto menghentikan mobil di depan gerbang kampus. “Makasih, Pak,” ucap Cindra sambil membuka pintu. Namun gerakannya terhenti saat melihat Leo juga ikut membuka pintu di sisi lain. “Kamu mau ngapain?” tanyanya heran. “Nganterin kamu. Katanya kamu malas ketemu Andra?” sahut Leo santai, tapi wajahnya serius. Cindra memutar bola matanya. “Enggak segitunya juga, Leo... Emangnya aku anak TK, dianterin sampai kelas?” Leo hanya mendengus, lalu menutup kembali pintu mobil. Cindra cepat-cepat melompat turun, menutup pintu tanpa menoleh lagi. Ia tahu, semakin ia menanggapi, semakin panjang ulah Leo. Tapi baru beberapa langkah ia berjalan, tiba-tiba terdengar teriakan dari belakang. “Aw! Aduh!” Spontan Cindra berbalik, panik. “Kenapa, Leo?!” Ia berlari mengh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD