"Kecantikan sejati itu tak datang dari riasan atau gaun, tapi dari hati yang berani menatap diri sendiri tanpa takut tak disukai." .... Melalui pintu yang setengah terbuka, Mama memandangi Cindra sambil menahan senyum. "Kok tumben berhias?" tanyanya. Cindra menoleh lalu tersipu malu. "Jelek ya, Ma?" tanyanya pelan, melihat Mama tersenyum-senyum memandanginya. Mama menggeleng lembut. "Bukan jelek... cuma agak berlebihan." Ia mendekat, lalu merapikan riasan wajah Cindra dengan sentuhan jari yang lembut. "Cindra belajar dari tutorial di YouTube, Ma. Pakai alat rias Mama," ujarnya polos sambil membiarkan alisnya dirapikan. Mama tersenyum sabar. "Kamu sudah cantik dari sananya. Riasan itu untuk menonjolkan kecantikan, bukan menutupinya. Alis kamu sudah bagus, enggak perlu setebal ini. M

