Itulah, salah satu alasanku enggan bercerita perihal pekerjaan paruh waktu yang sedang kukerjakan. Tak lain, karena aku tak mau mendengar peringatan-peringatan yang Andre tujukan. Mengingat, selama berpacaran dengan dia, Andre selalu menjadi lebih posesif saat mengetahui aku beraktivitas di luar kegiatan berkuliah. Dan, itu menjemukan! Membuatku kembali terngiang dengan sosok Bagas. Dan, mengenai kegiatan berkemah bersama para tim pecinta alam, aku sudah memantapkan hati untuk membohongi Andre. Selama tiga hari, aku akan berpura-pura sakit. Agar dia tak mengganggu kegiatan alam yang sedang kulakukan pada libur semesteran. ***** Tak terasa, pikiran-pikiran itu menghentikan laju kendaraan roda dua yang kutumpangi pada halaman depan rumah. Setiba di dalam rumah. “Nak, nggak makan dulu?”

